Senin, 31 Mei 2010

KONFIGURASI DNS DI UBUNTU

· Installasi paket :

apt-get install bind9

apt-get install dnsutils

· Konfigurasikan IP forward :

nano /etc/bind/named.conf.options

hapus tanda double slash (//),

forwarders {

192.168.1.4;

};

· Lalu buat IP address pada interface eth0 ( konfigurasi IP static) :

nano /etc/network/interfaces, isikan seperti ini :

iface eth0 inet static

address 192.168.1.4

netmask 255.255.255.0

gateway 192.168.1.1

· Mapping DNS :

nano /etc/bind/named.conf.local, isikan seperti ini :

zone "anggifajrian.com" {

type master;

file "/etc/bind/db.anggifajrian.com";

};

zone "1.168.192.in-addr.arpa" {

type master;

file "/etc/bind/db.192";

};

· Tahap pemberian nama DNS :

cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.anggifajrian.com

nano /etc/bind/db.anggifajrian.com, isikan seperti ini :

$TIL 604800

@ IN SOA anggifajrian.com. root.anggifajrian.com. (

3 ; Serial

604800 ; Refresh

86400 ; Retry

2419200 ; Expire

604800 ) ; Negative Cache TTL

;

@ IN NS anggifajrian.com.

@ IN AAAA ::1

IN A 192.168.1.4

www IN A 192.168.1.4

ftp IN CNAME anggifajrian.com.

mail IN A 192.168.1.4

· Set IP buat DNS yang dibuat :

cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192

nano /etc/bind/db.192, isikan ini :

$TIL 604800

@ IN SOA anggifajrian.com. root.anggifajrian.com. (

3 ; Serial

604800 ; Refresh

86400 ; Retry

2419200 ; Expire

604800 ) ; Negative Cache TTL

;

@ IN NS anggifajrian.com.

7 IN PTR www.anggifajrian.com.

7 IN PTR mail.anggifajrian.com.

· Set nameserver :

nano /etc/resolv.conf, isikan ini :

search anggifajrian.com.

nameserver 192.168.1.4

· Set IP local host dan host :

nano /etc/hosts, isikan seperti ini :

127.0.0.1 localhost

192.168.1.4 anggifajrian.com.

127.0.1.1 anggi1-PC

· Sekarang coba test domain yang telah dibuat :

/etc/init.d/networking restart

/etc/init.d/bind9 restart

nslookup anggifajrian.com

Rabu, 21 April 2010

KONFIGURASI SERVER EMAIL DI WINDOWS SERVER 2003



Konfigurasi server email ke fajrian.com

Jumat, 16 April 2010

Print Screen Web di Vmware





Tambah Pengguna Lokal ke Windows Server 2003

Tambah Pengguna Lokal ke Windows Server 2003

  • Click the Start button Klik tombol Start
  • Click the Control Panel menu item Klik item menu Control Panel
  • If you are in the Classic View , click Switch to Category View Jika Anda berada di Classic View, klik Switch to Category View
  • Double-click the Performance and Maintenance icon Klik dua kali ikon Kinerja dan Pemeliharaan
  • Click the Administrative Tools icon Klik Alat Administratif ikon
  • Click the Computer Management icon Klik ikon Manajemen Komputer
  • In the left window pane, click the + sign beside Local Users and Groups to expand that menu item Pada kaca jendela kiri, klik tanda + di samping Pengguna dan Grup Lokal untuk memperluas bahwa item menu
  • Again in the left window pane, click Users Sekali lagi di kaca jendela kiri, klik Pengguna
  • Right-click once in the right window pane to bring up a menu Kanan-klik sekali di jendela pane kanan untuk membuka menu
  • Click the New User menu option Klik pilihan menu User Baru
  • Enter the User name for the new account Masukkan nama pengguna untuk akun baru
  • Enter the Full name for the new account Masukkan Nama lengkap untuk account baru
  • Enter a Description for the new account Masukkan Keterangan untuk account baru
  • Enter a Password the new account Masukkan Password account baru
  • Re-enter the same password to confirm Masukkan kembali password yang sama untuk mengkonfirmasi
  • Choose the appropriate options for the new account: Pilih pilihan yang sesuai untuk account baru:
    • User must change password at next login (Recommended) Pengguna harus mengubah password pada login berikutnya (Dianjurkan)
    • User cannot change password Pengguna tidak dapat mengubah password
    • Password next expires Password berikutnya berakhir
    • Account is disabled Account dinonaktifkan
  • Click the Create button Klik tombol Buat
  • Click the Close button Klik tombol Close

TUTORIAL ACTIVE DIRECTORY DI WINDOWS SERVER 2003

Instalasi Active Directory

Langkah-langkah menginstalasi Active Directory. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menginstalasi Active Directory ini. Pertama dengan menuliskan atau mengetikkan DCPROMO dari tombol RUN atau bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Wizard yang disediakannya. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Jendela konfigurasi Windows Server 2003 dalam keadaan tampil
  2. Pilih Add or remove a tool. Setelah Anda menekan tombol Add or remove a rool, komputer akan berkerja dan segera tampil tayangan berikutnya
  3. Klik tombol Next apabila Anda sudah membaca semua yang tampil pada jendela tersebut. Biarkan komputer bekerja sehingga akan tampil semua komponen yang sudah dan belum Anda instalasi sebelumnya
  4. Pilih Domain Control (Active Directory), karena sebelumnya Anda belum menyelesaikan pekerjaan tersebut. Setelah memilih Domain Control tadi klik Next untuk melanjutkan.
  5. Klik lagi Next. Setelah itu komputer kembali akan bekerja, kemudian pada saat tampil pernyataan Active Directory Instalation Wizard tampil klik OK untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kemudian komputer akan menampilkan kotak dialog Welcome to Active Directory Installation Wizard.
  6. Klik Next untuk melanjutkan. Microsoft Windows akan menampilkan kotak dialog Operating System Compatibility. Perhatikan kotak dialog tersebut dan jika sudah yakin klik Next untuk melanjutkan.
  7. Pada saat tampil kotak dialog Domain Control Type, lalu pilih Domain Controller for a New domain
  8. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog a Create a new domain tampil, Anda pilih Domain in a new Fores
  9. Klik Next lagi, kemudian pada kotak dialog New Domain Name, ketikkan nama Domain Anda, misalnya OKEZONE.COM
  10. Klik Next dan biarkan komputer bekerja dan jika tidak terjadi kesalahan atau bentrok, maka secara otomatis kotak dialog NetBIOS Domain Name akan terisi sama yaitu OKEZONE
  11. Klik lagi Next. Setelah itu komputer akan menampilkan kotak dialog Database and Log Folders untuk menyimpan data yandg berhubungan dengan Database dan Log tersebut.
  12. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog berikutnya bernama Shared System Volume akan tampil
  13. Dari kotak dioalog Shared System Volume di atas Anda klik Next untuk melanjutkan. Kotak dialog DNS Registration Diagnostics segera tampil, jika Anda akan membuatnya secara otomatis DNS untuk Server Anda, maka Anda pilih Install and configure the DNS on this computer
  14. Klik Next. Kemudian akan tampil pernyataan, apakah Server ini bisa digunakan oleh semua komputer berbasis Microsoft Windows 2000 dan 2003 ke bawah atau hanya Microsoft Windows 2000 dan 2003 saja. Dalam buku ini saya memilih agar semua komputer yang berbasis Windows 2003 ke bawah bisa join ke Server ini.
  15. Klik Next. Kotak dialog untuk menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password segera tampil. Untuk itu Anda ketikkan Password Anda di kolom yang telah disediakan, misalnya okezone2010, ketikkan sekali lagi password yang tadi, okezone2010. Jika kurang jelas Anda klik Active Directory Help.
  16. Klik Next untuk melanjutkan.
  17. Directory Services Restore Mode Administrator Password, yaitu menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password
  18. Klik lagi Next dan biarkan komputer bekerja. Di sini Anda bisa istirahat atau meninggalkan komputer untuk beberapa saat.
  19. Setelah Anda menekan tombol Finish komputer akan menampilkan dua pernyataan apakah komputer akan di Restart atau tidak. Pilih dan klik Restart dan biarkan komputer melakukan boot secara otomatis.
  20. Pada saat login Anda akan melihat perbedaan, di mana ketika sebelum Active Directory diinstalasi Anda tidak menemukan Domain, sedangkan setelah Active Directory diinstalasi, Domain yang Anda instalasi bernama OKEZONE akan tampil.
  21. Pada saat Login pertama kali dan Anda melakukan instalasi Active Directory dengan memanfaatkan fasilitas Add or remove a rool, maka komputer akan sedikit lambat dan akan tampil tayangan selanjutnya, lalu untuk menutupnya Anda klik Finish.

Senin, 12 April 2010

DHCP di ubuntu 9.10

Server DHCP (Dynamic Host Control Protocol) berfungsi untuk memberikan alamat IP secara otomatis pada setiap komputer klien yang terhubung ke suatu jaringan komputer. Hal ini dilakukan untuk mengurangi konfigurasi secara manual pada setiap komputer sehingga meringankan dalam pengaturan pengalamatan pada suatu jaringan komputer.

Pool Alamat
Metode ini ditentukan dengan mendefinisikan sebuah pool/kumpulan (sering juga disebut dengan istilahjangkauan atau lingkup) dari alamat-alamat IP dimana komputer klien DCHP mendapatkan konfigurasi jaringannya secara dinamis dengan ketentuan siapa lebih dulu datang lebih dulu dilayani (first come first serve). Ketika komputer klien tidak lagi terhubung ke server jaringan untuk jangka waktu tertentu, maka konfigurasi yang telah diterimanya akan kedaluarsa dan dilepaskan kembali ke alamat pool agar bisa digunakan oleh klien DHCP yang lain.

Alamat MAC

Metode ini menggunakan DHCP untuk mengidentifikasi alamat unik suatu perangkat keras (MAC address) dari setiap kartu jaringan yang terhubung ke server jaringan dan secara terus menerus memberikan konfigurasi yang konstan setiap kali klien DHCP tersebut melakukan permintaan ke server DHCP.

Install Server DHCP
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan instalasi dan konfigurasi server DHCP menggunakan distro Linux Ubuntu 9.10 (Koala Karmic):

sudo apt-get install dhcp3-server

Tunggu sampai proses instalasi selesai.

Mengkonfigurasi Server DHCP
Jika terdapat dua kartu jaringan pada server Ubuntu, pilih salah satu interface kartu jaringan yang akan digunakan untuk mengaktifkan server DHCP. Secara default kartu jaringan yang digunakan adalah eth0.

Untuk mengaktifkan server DHCP, kita harus menyunting file /etc/default/dhcp3-server.

sudo vi /etc/default/dhcp3-server

Pada contoh dibawah ini, diasumsikan hanya terdapat sebuah kartu jaringan, yaitu eth0:

Pastikan baris dibawah ini terdapat pada file /etc/default/dhcp3-server:

INTERFACES=”eth0"

Bila terdapat kartu jaringan yang lain, silakan diganti sesuai dengan kebutuhan misalnya eth0 diganti dengan eth1. Kemudian simpan dan keluar dari editor.

Langkah berikutnya adalah melakukan penyuntingan pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Sebelum melakukan perubahan pada file tersebut sebaiknya kita membuat salinannya untuk berjaga-jaga kalau terjadi kesalahan.

Lakukan perintah dibawah ini untuk membuat salinan:

cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf.back

Kemudian sunting file /etc/dhcp3/dhcpd.conf dengan perintah berikut:

sudo vi /etc/dhcp3/dhcpd.conf

Selasa, 06 April 2010

MANAKAH YANG LEBIH EFEKTIF, THIN CLIENT ATAU FAT CLIENT



Thin client

Thin Client merupakan suatu pekerjaan umumnya hanya untuk menampilkan gambar grafik yang disediakan oleh server aplikasi , yang melakukan sebagian besar pengolahan data apapun yang diperlukan. Pemrograman lingkungan untuk klien tipis termasuk JavaScript / AJAX (klien otomasi sisi), ASP , JSP , Ruby on Rails , Python Django , PHP dan lainnya (tergantung pada sisi backend server dan menggunakan halaman HTML atau media yang kaya seperti Flash, Flex atau Silverlight pada client).

Karateristik Thin client
• titik tunggal kegagalan Server
• hardware client
• Client kesederhanaan

Fat Client : client yang melakukan sebagian besar proses operasi apapun data itu sendiri, dan tidak selalu bergantung pada server . Client yang paling umum adalah dalam bentuk komputer pribadi , sebagai komputer pribadi atau laptop bisa beroperasi secara independen. Pemrograman bahasa dan / atau alat pengembangan untuk klien-klien kaya biasanya meliputi Delphi , Framework. NET , Java dan Visual Studio .

Karateristik Fat Client
• Lebih sedikit kebutuhan server
• Offline bekerja Lebih baik kinerja multimedia
• Lebih fleksibilitas
• Menggunakan infrastruktur yang sudah adaKapasitas server yang lebih tinggi